Membangun Karakter dan Melestarikan Budaya Melalui Ekstrakurikuler Pencak Silat di SD Negeri 2 Kenteng

Cerdas, Berkualitas, Kreatif, dan Inovatif

Setiap hari Sabtu, suasana di halaman SD Negeri 2 Kenteng terasa begitu hidup dan penuh semangat. Tepat pukul 10.00 hingga 11.30 WIB, para siswa berkumpul untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat (Tapak Suci). Berbalut seragam merah yang khas, para peserta didik mengikuti latihan dengan disiplin dan penuh antusiasme di bawah terik matahari yang cerah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama dalam posisi duduk rapi di tengah halaman sekolah. Pelatih dan para pembina membimbing peserta didik untuk selalu menanamkan rasa hormat, kerendahan hati, serta kedisiplinan sebelum memulai gerakan fisik. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter siswa melalui seni beladiri tradisional ini.

Setelah sesi pembukaan dan pemanasan, para siswa berbaris rapi untuk melatih teknik-teknik dasar, mulai dari sikap kuda-kuda, pukulan, hingga jurus-jurus penyerangan dan pertahanan diri. Setiap gerakan diperagakan dengan cermat oleh pelatih dan diikuti secara serempak oleh seluruh peserta. Suasana latihan berlangsung tertib namun tetap menyenangkan, memupuk rasa kebersamaan dan rasa percaya diri di antara sesama siswa.

Ekstrakurikuler Pencak Silat di SD Negeri 2 Kenteng bukan sekadar wadah untuk berolahraga dan menjaga kebugaran jasmani, melainkan juga sarana nyata untuk melestarikan kebudayaan asli Indonesia sejak usia dini. Melalui latihan rutin setiap pekan ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berani, berakhlak mulia, sehat secara fisik, serta bangga akan warisan budaya bangsanya.

Berita terbaru

PEMERINTAH KABUPATEN WONOGIRI

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SD Negeri 2 Kenteng

Pulutan Rt 02 Rw 07, Kenteng, Purwantoro, Wonogiri , Jawa Tengah, Kode Pos 57695.
Laman: SD Negeri 2 Kenteng  |  Pos-el: sdn2kentengpwo@gmail.com

Maklumat Pelayanan

SD Negeri 2 Kenteng

Dengan ini kami menyatakan:

  1. Sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
  2. Sanggup memberikan pelayanan sesuai dengan kewajiban serta melakukan perbaikan secara terus-menerus.
  3. Bersedia menerima sanksi dan/atau memberikan kompensasi apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan standar pelayanan.